Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ya Akhi, setiap orang memiliki memilih & ini pilihanku ...
Jangan menangisi aku karena aku bukan siapa" kamu.
Simpan air matamu untuk... kau alirkan di sepertiga malam saat berkhalwat dg-Nya
Aku mengenalimu di jalan Da' wah & aku takut dg niat tulusku akan berubah saat mendengar kata" kekaguman dari dirimu diriku.
Untuk semangatku, keberanianku serta bakatku.
Dan satu hal lagi .. Aku melihat satu hal yg berbeda saat kau menatapku. Berbeda dgn akhi yg lain saat menatapku. Aku takut ada sesuatu yg lain dibalik sms tausiah yg sering kamu kirimkan kepadaku.. Ya Akhi ... Rayuan setan amatlah lembut. Bahkan lebih lembut dari sutra yg pernah kau genggam. Kamu selalu memujiku namun apakah kamu tak takut dari pujianmu bisa menimbulkan kesombongan pada diriku?? Apa yg kamu kagumi dari diriku?? Ya Akhi .. Perempuan yg baik bukanlah perempuan yg cantik wajahnya,, tapi perempuan yg baik tu adalah perempuam yg cantik hatinya ... Ya Akhi ,sudah tahukah kamu aku tentang aku yg sesungguhnya?? Aku takut kamu mencintaiku hanya karena lebihku & kau pun akan kecewa saat tahu akan kekuranganku. Aku takut cintamu kepadaku berdasarkan nurani bukan karena Illahi. Kamu pernah bertanya kepadaku ``apakah salah jìka ada laki" menyukai seorang perempuan.`` Memang tidaklah salah ya akhi, itu hal manusiawi. Namun akan menjadi salah bila ketika rasa itu salah kau letakkan. Ketika shalat yg kau bayangkan wajah orang yg kamu cintai. Ketika melakukan sesuatu yg kamu harapkan adalah pujian dari orang yg kamu cintai. Bahkan sebelum tidur pun yg kamu bayangkan adalah wajah yg kamu cintai. Maka .... Pahamilah, itulah rayuan syetan. Jika memang Allah takdirkan kamu untukku maka sejauh mana kapal itu berlabuh pasti akan datang jua. Namun jika tidak, maka yakinlah bahwa janji Allah lebih baik dari yg kamu duga. Jagalah dirimu biar menjadi lelaki sholeh yg baik karena Allah hanya menyiapkan perempuan yg baik untuk laki" baik. Ketahuilah bahwa dia yg aku inginkan untuk menemaniku di penghujung mudaku yaitu yg mencintaiku tak melebihi cintanya pada Allah, mengikhlaskanku berjihat dijalan Allah. Bermesra dgnku tak melebihi mesranya Ia ketika di sepertiganya malam bersama Allah. Yg kokoh imannya, teguh pendiriannya & mampu menjadi guru untuk anak"ku kelak agar menjadi anak" yg taat pada Allah & berbakti kepada orangtuanya. Wahai akhi perindu surga... Cobaan yg aku alami sekarang ini yg meresahkan adalah teguran dari Sang Khaliq untukku & aku tak meminta untuk di kurangi cobaan itu tapi diberi punggun yg kokoh agar aku mampu menompanya. Engkau sangat baik padaku namun aku tak dapat mencintaimu melebihi cintaku pada saudara"ku yg lain karena belum saatnya untuk ku lebihkan porsi cintaku padamu. Yang ada dihatiku sekarang & kulebihkan cintaku adalah Allah dan Rasul-Nya kemudian kedua orangtuaku, kakak" perempuanku yg sangat aku cintai,dan kakak laki"ku. (keluargaku) Sebenernya aku berat untuk pergi, Berat tuk aku tinggalkan jalan Da' wah yg yg telah kita bina bersama teman" yg lain. Namun akhi.. Aku harus pergi untuk masa depanku, untuk keluargaku, dan untuk orang" yg ada di sekitarku. Afwan... Aku pergi ... Sampaikan salamku untuk teman" yg lain bahwa aku mencintai mereka.. Teruslah berjuang jangan pernah menyerah. Allah menjanjikan surga untuk hamba"nya yg berperang di jalannya. Allahu Akbar ..!!! Wahai akhi yg mencintai Allah Tetaplah tersenyum dan menjadi bintang yg kokoh di langit mesti diterjang meteor. Teruskan berjuangan meski badai terus menerpa...